Logo
Jumat, 31 Juli 2026 --:--:-- WIB
Jumat, 31 Juli 2026 --:--:-- WIB
banten2

‎APBD Kabupaten Tangerang Nyaris Lampaui APBD Banten, Wagub Dimyati: "Provinsi Jangan Sampai Kalah dari Kabupaten"

Admin 2 Min Baca
17 Juli 2026
47
‎APBD Kabupaten Tangerang Nyaris Lampaui APBD Banten, Wagub Dimyati: "Provinsi Jangan Sampai Kalah dari Kabupaten"

‎SERANG  | Banten Port News.com – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyoroti kondisi kapasitas fiskal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang dinilai semakin tertinggal. Bahkan, ia mengungkapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang kini hampir menyamai APBD Provinsi Banten, Kamis (16/7/2026).

‎"Bayangkan, provinsi kalah sama kabupaten," ujar Dimyati saat memberikan keterangan.
 

‎Menurutnya, APBD Kabupaten Tangerang saat ini telah menembus angka lebih dari Rp10 triliun, sementara APBD Provinsi Banten pada tahun anggaran 2026 hanya mencapai sekitar Rp10,27 triliun.
 

‎Dimyati memperkirakan, apabila tren tersebut terus berlanjut, maka pada 2027 APBD Kabupaten Tangerang berpotensi melampaui APBD Pemprov Banten.
 

‎"Kalau melihat trennya, tahun 2027 APBD Kabupaten Tangerang bisa lebih besar daripada APBD Pemprov Banten. APBD provinsi terus menurun, padahal kebutuhan pembangunan daerah terus meningkat. Ini harus menjadi bahan kajian bersama," tegasnya.
 

‎Ia menilai kondisi tersebut menjadi sinyal serius yang harus mendapat perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), agar kapasitas fiskal Provinsi Banten dapat kembali diperkuat.
 

‎Sebagai langkah strategis, Dimyati mendorong pemerintah pusat memberikan dukungan terhadap penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Banten. Menurutnya, BUMD yang sehat dan produktif dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.
 

‎"Penguatan BUMD menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan daerah. Dengan begitu, Banten memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

#Banten

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar akan tampil setelah dimoderasi.
banten
banten2
banten2