CILEGON | Banten Port News.Com – Tingginya angka pengangguran di Kota Cilegon kembali menjadi sorotan tajam. Anggota Komisi II DPRD Kota Cilegon, Hidayatullah, mendesak Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menghadirkan langkah-langkah inovatif yang benar-benar mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat. Sabtu 11 Juli 2026.
Menurut Hidayatullah, status Cilegon sebagai kota industri seharusnya menjadi jaminan tersedianya lapangan pekerjaan bagi warga lokal. Karena itu, ia menilai sudah saatnya pemerintah daerah menghadirkan kebijakan yang lebih progresif dan tidak terpaku pada pola lama.
Ia menegaskan, konsep Link and Match antara dunia pendidikan dan industri memang penting, namun tidak boleh dijadikan syarat mutlak dalam proses perekrutan tenaga kerja.
"Jangan sampai Link and Match menjadi tembok penghalang bagi masyarakat yang memiliki kemampuan, tetapi belum memenuhi kriteria tertentu. Industri harus membuka ruang yang lebih luas melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi bagi para pencari kerja," tegas Hidayatullah.
Politisi Komisi II DPRD itu juga mendorong Disnaker memperkuat program pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, serta memperluas kerja sama dengan perusahaan agar proses rekrutmen lebih berpihak kepada tenaga kerja lokal.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus dibangun secara nyata agar angka pengangguran di Kota Cilegon dapat ditekan secara signifikan.
"Jangan hanya mengandalkan konsep di atas kertas. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah terobosan nyata yang mampu menghadirkan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga Cilegon," pungkas Hidayat.(Red.Afit.Mulyadi)
Anggota Komisi II DPRD Kota Cilegon, Hidayatullah, Mendesak Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Menghadirkan Langkah-Langkah Inovatif
#Cilegon